My Red Valentine

Tahun 2011, saat saya masih single dan gak punya pacar, di hari Valentine itu saya bersama teman-teman dari TEDxJakarta membuat Hug Campaign  di Pacific Place Jakarta. Seru dan harus cuek gitu lho, menawarkan peluk-pelukan ke orang tak dikenal, total strangers!

Ini ada videonya kalau mau lihat-lihat:

Di tahun 2012, saya lupa ada acara Valentine spesial atau gak. Kalau di tahun 2013 lalu, saya iseng membuat “kartu” Valentine di iPad saya, hasilnya saya post via Path, dan muncul di Facebook kayak gini:

Valentine 2013

Proporsinya agak salah sih ya, tapi rupanya ponakan saya sukaa banget lihat ini. Bahkan ada pesan via mamanya, gini: “Somebody asked if Tante Lia made this one for her. Anak kecil PD aja yaks. ” :D Hehe..

Selain membuat kartu gini, apakah 2013 kemarin ada perayaan Valentine spesial? Hmm, jujur saya lupa banget. Status saya waktu itu sudah berpacar, tapi kayaknya kami memang gak harus spesifik merayakan Valentine di 14 Februari saja kok. Buktinya.. di bawah ini tuh foto random dari awal tahun 2013, hehehe..

Foto awal tahun 2013

Ya, jadi memang, saya ini tipe yang percaya Valentine itu gak perlu dirayakan ‘terlalu spesial’, tapi gak ada salahnya juga, dibuat lebih berkesan (ya jadi agak spesial juga deh) haha..  Lihat situasi dan kondisi nyatanya saja sih, seperti pada Valentine ini.. saya sebenarnya masih di kantor sampai lumayan malam, hihi.

Tapi.. Kalau ditanya sebenarnya saya ingin mau kado Valentine kayak apa.. Nah ini nih saya mau pamer wishlist saya yang bertema Red Valentine! :D Buat yang kenal saya cukup dekat, mungkin sudah tahu bahwa beberapa tahun terakhir ini, saya jadi suka banget dengan warna merah. Salah satu prestasi awal saya menyukai warna merah itu ditandai dengan ‘perjumpaan’ saya dengan sebuah overcoat merah di sebuah acara sale. Overcoat ini sempat menjadi signature outfit saya cukup lama lho (ada lho di video paling atas itu). Usia jaket itu sudah 3 tahun kayaknya, dan syukur-syukur masih muat, tapi makin jarang dipakai sih.

Langsung saja ke wishlist saya ya:

1. Red Sabrina Dress
Red Sabrina Dress

Badan saya sih gak se-sexy model ini, tapi namanya wishlist, gak masalah dong, hihi. Saya suka bajunya karena simple dan gak aneh-aneh (dan tentunya berwarna merah!). Kalau saya pakai baju model begini, pasti pakai jaket/syal tambahan untuk memberi tambahan suasana lain. Baju ini harganya gak sampai 150 ribu saja. Ihiy! Kalau minat ngecek, bisa langsung klik link atau gambarnya ya!

2. Red Naura Shoes
Red Naura Shoes

Sebagai pelengkap dari dress di atas, saya pilih sepatu Naura ini. Warnanya iya merah lagi, tapi dengan aksen warna hitam untuk pemanis. Suka deh! Dan harganya.. sekitar 170 ribuan. Masih oke dong, gak super mahal gitu. Silakan cek sendiri kalau penasaran (klik gambar atau link) :)

3. Foxy Clutch
Foxy Clutch

Tas ini gak warna merah banget sih, tapi lucu kan untuk dikombinasikan dengan outfit di atas tadi? Buat dibawa nge-date, ukurannya manis pula. Barusan saya cek detailnya di link atas, ternyata tinggal tersisa warna hitam, hiks.. Masih matching juga sih. Harganya 180 ribuan, masih oke kan tuh? :) *super kode ke pacar*

Nah, item terakhir untuk Red Valentine ini.. 

4. Classic Sneakers by New Balance in RedKlik gambar untuk detail lebih lengkap

Haha! Iya ini memang produk cowok, tapi cakep banget kan warna merahnya :D Harganya memang agak lumayan mahal, 700 ribuan, tapi memang di kisaran tersebut sih produk seperti begini. Sayangnya ukurannya tidak ada yang kecil, jadi saya cuma bisa taruh di wishlisht saja dulu deh..

Nah itu dia wishlist saya yang bertemakan Red Valentine. Gampang ya, begitu ada unsur warna merah, saya langsung lebih suka dibanding pilihan lain, hehe..  Jadi kalau ada yang lagi mencarikan hadiah buat saya, silakan ditangkap nih kodenya! :D Dan kalau ada yang suka warna merah juga, atau lagi mencari hadiah warna merah, semoga list ini bisa membantu ya!

Sebentar, ada yang penasaran dengan cara saya untuk menemukan barang-barang keren ini? Kebetulan saya memang sudah terdaftar di www.zocko.com dan semua item di atas gampang banget dicari di dalam Zocko Discovery, karena ada tab untuk memilih pilihan warnanya tuh!

Apa itu Zocko? Sederhananya saja sih, Zocko ini mirip  seperti ‘online shop’ tapi dengan barang-barang yang sudah dikurasi oleh bagian Content-nya Zocko gitu deh ;) Dan the best part of Zocko sebenarnya, kamu bisa mereferensikan item di dalam Zocko ke teman-teman kamu, dan mendapat reward kalau ada yang belanja berdasarkan referensi kamu! Ihiy! Lebih jelasnya kamu bisa tonton di video ini deh:

Tertarik buat bergabung? Langsung saja ya ke www.zocko.com ya! You’re welcome! :D

Oh dan terakhir banget nih, Happy Valentine’s Day semuanya!!

NB: Tulisan ini disertakan dalam kompetisi blogging berhadiah iPhone 5s dan iPad mini. Mohon doanya ya!

Advertisements

14 thoughts on “My Red Valentine

  1. Huwaaa aku juga ikutan #ZockoUnlocked, dan Zocko ini baik banget ya. Semua produk difilter dengan baik sehingga gampang cari produk yang kita inginkan. Kayak Mbak Natalixia yang pakai tema My Red Valentine, tinggal pakai filter warna merah maka semua produk warna merah nongol di laman Discovery. Selain itu, Zocko ini langsung terhubung dengan sosial media jadi gampang banget kalau mau share-share gitu, apalagi buat influencer kayak Mbak Natalixia ini. :)

    1. Iya memang browsing di dalam Zocko-nya itu menyenangkan deh, ada search box-nya juga, ada pilihan cari berdasar warna yang mudah banget, dan sharingnya juga gampang! Hehe memang belum tercover semuanya sih di dalam tulisanku ini. Catatan kecil: harus tahan diri biar gak belanja melulu juga di sini hahaha :D

  2. Penasaran sama model bisnisnya zocko. Kalo kita mau beli kan diarahkan ke lama asli merchant. Terus zocko validasi bahwa pembelian itu dilakukan lewat dia gimana ya mba natalixia? Ada bocoran… :p

    1. Validasi pertama sih dari shortened link yang diedarkan, kalo gak salah. Tapi validasinya gak cuma karena klik link itu. Misalnya kamu sebagai calon pembeli, udah klik link ke merchant, gak beli dulu, belinya sebangsa tiga-lima hari kemudian, referensi si pemberi link masih akan terekam kok (bahasanya teknis abiss) jadi tetap akan ada rewardnya buat yang memberi link/merefer.
      Kalo ada banyak yang ngerefer gimana? Nah itu jadi urusan orang teknis yang jawab, aku gak inget dan gak berani kasih teorinya hahaha..

    1. Haha iyaaa.. lucu-lucu jadi kadang tergoda belanja sendiri ya? Eh, sekalian daftar aja kak Dewi :D
      Kalau lagi iseng, yang bagus dishare aja, siapa tahu bisa ngumpulin reward hehehe

Feel free to leave your comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s