Tentang Paskah dan Liburan!

Selamat Hari Raya Paskah, teman-teman! Semoga damai dan kerukunan tercipta selalu di antara kita semua ya :) Bagaimana kabar long weekend-nya sejauh ini? Semoga menyenangkan dan gak pakai kena macet ya, hehe.. Gak lama lagi weekend akan berakhir.. fyuh..

Tahun ini saya ikut merayakan Malam Paskah di Bogor, bersama dengan ayah dan juga teman-teman satu lingkungan (dan satu gereja). Tahun ini terasa agak berbeda, karena ini adalah pertama kali kami merayakan Paskah tanpa ibunda, jadi di rumah hanya ada saya dan ayah saya. Berbeda dengan tradisi Lebaran yang biasanya dilengkapi ‘mudik keluarga’, kalau Paskah sih tradisi ‘mudik’ gak ada ya, toh gak ada libur tambahan selain long weekend. Tapi kalau memang bisa dirayakan dengan keluarga, tentu lebih indah lagi :)

Saya memang jauh-jauh hari memilih untuk Paskahan di rumah, karena setelah perayaan Paskah ini berlalu, saya akan punya “perayaan” tersendiri, yaitu ’solo trip‘ ke UK yang pernah saya singgung sekilas di tulisan ini (yang tiketnya saya pesan kurang lebih 6 bulan lalu gitu). Belum apa-apa saya sudah grogi campur nervous sendiri lho buat trip ini, soalnya… Saya berangkat lusa (terhitung hari ini) tapi belum ngepak sama sekali *pasang icon nangis di sini*

Sudah ada bayangan sih, baju apa saja yang mau saya bawa, barang-barang apa yang saya kategorikan “must bring“, tapi kalau ditanya apa itinerary saya selama dua minggu di UK, sebenarnya belum jelas finalnya mau kayak gimana, dan printilan saya ini itu, belum siap! Iyaa, makanya super EXCITED campur cemas was-was, keburu gak ya ngepaknya? Keburu gak ya ngatur trip sampingan selagi ada di UK? Tapi harus keburu sih, pokoknya the show must go on! :P Mohon doanya semoga semua lancar, dan semoga saat trip maupun sesudahnya, saya bisa berbagi cerita dan keseruan yang saya alami..

Nah, masih nyambung dengan niatan untuk berbagi excitement dan keseruan, saya mau berbagi info tentang kesempatan untuk ikut trip ke sebuah tujuan di luar negri.

Ini adalah kesempatan yang memang butuh pembuktian niat dan usaha kamu sih, pastinya. Tapi usaha yang gak terlalu susah, karena kalau dibandingkan dengan reward yang bisa kamu dapatkan.. hmm sangat-sangat worth to try! Tiket, akomodasi dan transportasi saat trip akan ditanggung lho*, kapan lagi nih ada kesempatan seperti ini?

Trip apa sih yang lagi diomongin ini? Ke mana persisnya?

Coba bayangkan suasana musim panas, berlokasi di sebuah pulau.. dengan banyak pantai-pantai yang asik untuk dijelajahi, sunset yang indah untuk dinanti, dan langit biru indah setiap siang harinya. *slurp* Tapi gak cuma itu, saat senja sudah lalu dan malam semakin larut, kamu bisa juga menikmati hingar bingar suasana berbagai hiburan malam terkenal dan mendunia di kawasan ini. Di mana lagi kalau bukan di Ibiza!

This slideshow requires JavaScript.

Ibiza adalah sebuah pulau yang terletak di laut Mediterania, kira-kira 79 kilometer dari pinggir pantai di kota Valencia, daerah Timur negara Spanyol. Pulau ini adalah pulau ketiga terbesar dari Kepulauan Balearic, yaitu kepulauan yang memiliki ‘pemerintahan’ otonomi di Spanyol.  Nah, di bagian tenggara pulau Ibiza inilah terletak Ibiza Town alias Kota Ibiza yang populer sebagai tujuan wisata mancanegara.

Setelah sempat baca-baca tentang Ibiza (Town), ternyata memang Ibiza terkenal banget dengan nightlife-nya, apalagi di waktu musim panas yang memang menjadi high season di sana. Banyak DJ-DJ tersohor yang kerap mampir ke pulau ini untuk tampil di klub-klub setempat bahkan katanya ada DJ tertentu yang punya jadwal show mingguan di klub-klub tertentu. Genre musiknya gak jauh dari electronic dance music seperti house, trance, dan techno. Buat kamu para partygoers, tempat ini pastinya surga buat kamu!

Tapi terbayang gak sih budget yang perlu disiapin untuk bisa pergi ke Ibiza dan menikmati clubbing di sana? *anaknya realistis nih*

Nah, kesempatan kamu buat pergi ke sana tanpa menghabiskan budget sekarang hadir bersama “Heineken Road to Ibiza Final“!!

Heineken Road to Ibiza Final ini adalah program kompetisi dengan hadiah trip ke Ibiza, Spanyol, untuk bergabung dalam perayaan kemeriahan Final UEFA Champions League persembahan Heineken. Para pemenangnya akan mendapatkan kesempatan untuk nonton bareng final UEFA Champions League di Ibiza dengan 500 pemenang dari 50 negara lain, dan bersama bintang sepak bola internasional terkenal! Bakal seru banget nih! Dan lagi, pemenang akan mendapat akses ke salah satu klub ternama di Ibiza, yaitu Ushuaia! PIlihan Heineken ini memang pastinya top punya!

Ushuaia, foto dokumentasi Ushuaia Beach Hotel

Ushuaia, foto dokumentasi Ushuaia Beach Hotel

Hehe, belum kebayang seperti apa nih meriahnya Ibiza saat ngumpul bareng nanti? Coba cek dulu video ini nih:

Wih.. saya juga mau nih kalau diajak ke Ibiza sama Heineken *kode banget, haha*

Nah, sayangnya cuma satu. Kompetisi ini ditutup 21 April besok (IYA, BESOK!) *nangis*
Jadi kalau kamu memang sungguh-sungguh berniat untuk memenangkan kesempatan ke Ibiza bersama Heineken, ayo langsung daftar ke Facebook App Heineken hari ini juga! Jadi sisa hari ini dan besok, kamu bisa mencari dan mengisi kode-kode unik yang diminta di App tersebut. Gak susah kok, asalkan punya niat, dan koneksi internet! (Come on, let’s google every clue!).

Give it all out, dan nanti jangan lupa berikan alasan kamu kenapa ingin terpilih menjadi pemenang. The brightside is.. Kamu gak akan perlu nunggu terlalu lama, tanggal 23 April ini pemenangnya akan diumumkan di Facebook Heineken lho!

Okay, so let’s move it dan langsung ke link yang ini untuk App-nya. Good luck!

Oh ya, meski kamu bukan partygoers atau penggila sepak bola, kamu harus lihat dulu deh tentang Ibiza-nya sendiri (coba digoogle aja juga yah). Orang Yunani memanggil Ibiza (bersama Formentera) sebagai Islas Pitiusas (Islands of Pine Trees aka Pulau Pohon Pinus), dan memang sekitar separuh pulau ini (terutama bagian yang belum dirombak) tertutup oleh hutan pinus. Arsitektur kota-kota Ibiza pun unik khas Mediterania, sementara di luar perkotaan, daerah rural pulau ini (Ibiza) memiliki pesona pemandangan tersendiri.

Peta Ibiza dan Formentera

Ini gambaran peta Ibiza dan Formentera

This slideshow requires JavaScript.

Buat kamu yang suka sightseeing, coba cek area Old Town D’Alt Vila yang view maupun arsitekturnya menawan, ada juga pemakaman Necròpolis del Puig des Molinds, museum seperti Centre d’Interpretació Madina Yasiba dan Museu d’Art Contemporani, Museu Puget dan masih ada sejumlah lainnya.

Bottom lines is.. Ayo dicoba aja, kalau kamu memang berminat dan berniat untuk mengunjungi Ibiza, now you have the chance. Ibiza must be so exciting!

Baiklah, selamat berhari Minggu, semuanya!
Good luck for today and tomorrow!

*mengikuti syarat dan ketentuan panitia
PS: Tanpa mengurangi esensi, tulisan ini disertakan dalam lomba blog Heineken Road to Ibiza Final

Sumber foto Ushuaia, Ibiza, blog iniD’Alt Vila, pantai di Ibiza, artikel Ibiza, artikel Ibiza lagi, blog Ibiza.

Tentang Quiz di Twitter

Post ini ceritanya sempat menyangkut di dalam draft blog, lalu kemudian saya lanjutkan karena #dibuangsayang *hehe.

Pada suatu siang, belum lama ini..

Part 1

Part 2

Part 3

Ini reaksi dari yang bersangkutan:

Part 4

Dan balasannya (sebagai penutup)Part 5

Saya hanya ingin bertanya saja, kalau hal ini terjadi sama kamu (atau sudah pernah kejadian),  apa yang kamu lakukan?

Gambar diambil dari Storify saya sendiri.

Blog Teman-Teman

Malam ini saya meniatkan diri untuk menulis dan meng-update blog saya ini, ketika tiba-tiba saya malah memilih untuk… jalan-jalan ke blog teman dulu deh, buat cari-cari ide. Iseng saya tweet-kan saja di akun Twitter saya, dan ternyata menghasilkan kunjungan ke sejumlah blog di bawah ini:

Ada Cerita Di Atas Kereta milik Eno alias @nagacentil. Sesuai judulnya, blog ini bercerita tentang kejadian-kejadian yang dialami Eno di atas maupun sekitar kereta CommuterLine, sarana transportasi yang kerap digunakannya. Blog ini masih baru, dan menurut saya, lucu juga ya kalau orang-orang lain juga bisa menyumbang cerita mereka masing-masing untuk masuk dalam blog :)

Tidur Sehat Untuk Indonesia Yang Lebih Baik milik pak Dokter Andreas Prasadja alias @prasadja, yang sering dijuluki Dokter Tidur. Julukan itu bukan karena beliau suka praktek dokter sambil tidur lho, tapi karena memang beliau ini pemerhati (peneliti atau mungkin juga ahli?) soal kualitas tidur dan masalah-masalah tidur. Seperti beliau, saya percaya kalau kualitas kesehatan itu juga dipengaruhi kualitas tidur (selain pola makan dan pola gerak/olahraga). Baca sendiri ya untuk tahu seperti apa sih tidur yang berkualitas, dan apa saja tanda-tanda kalau kualitas tidur kamu (ternyata) kurang baik :)

Dita’s Pensieve milik Dita alias @fairyteeth. Blog Dita ini generalist seperti punya saya, tapi yang menarik, salah satu bahasan dalam blog ini  adalah tentang wirausaha atau yang kerennya sering disebut “Entrepreneurship“. Dita bercerita dalam post berjudul Pengalaman Kerja “Pertama”, tentang inisiatif wirausaha yang sedang ia lakukan, halangan yang terjadi, dan pembelajaran yang ia dapatkan dari pengalaman itu. It’s a reminder of keeping your attitude :)

The Abstract Life milik @dheyanne, yang menurut deskripsinya berisikan “50% stupidity, 50% idiocy, 0% normal stories”. Hmm okelah, tapi dari salah satu post Food Trip-nya, saya jadi menemukan kalau ada tempat yang menjual menu “Red Velvet Goreng”.  Hmm.. Interesting..

Sebagai bonus tambahan, ada sebuah blog A Wonderful Life In Hijab milik teman saya, Fara, yang cukup rutin berbagi cerita tentang kehamilannya. Saya sih belum pernah mengalami kehamilan seperti dia ya, jadi tentu saja saya gak bisa komentar banyak. Tapi yang jelas, menurut saya tulisannya enak dibaca, dan saya jadi bisa membayangkan super sibuk dan excited-nya dia (dan keluarga) menjalani hari-hari kehamilannya. (Catatan, ini bukan #kode yak!)

Siapa tahu ada dari blog di atas yang kamu suka juga, senang bisa berbagi! ^^

Tentang WeGoHangOut

Di akhir bulan Februari kemarin, saya sempat diajak oleh Mad dari WegoID untuk ikut dalam acara hang out komunitas WeGo: #WeGoHangOut. Ini bukan pertama kalinya saya diajak dan ikutan, tapi yang beda buat event kali ini… We had a road trip to Bandung, as it was the first hang out ever held outside of Jakarta! Yay! Menyenangkan sekali bisa menjadi bagian dari lembaran ‘sejarah’ WeGo yang baru, sebuah ‘milestone‘ tersendiri!

WeGoHangOut tersebut, bagi saya, berawal dari perjalanan buru-buru menembus hujan pagi yang cukup deras. Untungnya meski hujan, saya dan maspacar terlindung karena kami mengendarai taxi. Tapi jarak tempuh ya lumayan jauh sih, dari daerah Pondok Indah, menuju Rasuna Said, tempat meeting point kami. Dan di antara kami berdua, gak ada yang sedia payung, cuma pakai jaket dengan hoodie saja. Hehe, kami bermodal positive thinking saja, semoga jangan sampai ditinggal rombongan bus yang katanya akan berangkat 9:15 sharp, dan semoga hujan cepat berhenti.

Di Lobby Menara Palma

Di Lobby Menara Palma

Sesampai di depan Menara Palma, saya sudah sedikit lega, karena busnya masih ada! Yes, kami gak ketinggalan :D Begitu turun dan membayar taxi, kami langsung naik ke atas bus,.. dan disambut oleh isi bus yang masih lengang. Lah? Ternyata para peserta masih asik berkumpul di lobby Menara Palma! Hihi, jadi setelah menaruh tas dan ransel, kami juga bergabung di lobby, dan rupanya kami menunggu beberapa rekan yang juga masih di perjalanan, terhambat oleh hujan pagi itu.

Berangkat ke Bandung

Setelah semua peserta road trip hadir dan duduk dalam bus, berangkatlah kami, masih diiringi rintik hujan dan langit kelabu. Ada cemilan dan minuman sudah disediakan lho di tempat duduk kami masing-masing :D Memang deh Mad - Community Manager WeGo - ini penuh gaya dan akal buat mengisi waktu road trip kami deh. Setelah heboh-heboh berfoto bersama dengan tongsis (hasilnya bisa dilihat di bawah ini) rupanya sudah disiapkan “hot seat” transparan, untuk beberapa tamu/peserta spesial event kali itu.

Dalam Bus

Dalam Bus

Foto Bersama, Thanks to Tongsis!

Foto Bersama, Thanks to Tongsis! (Foto milik @WegoID)

Tiga orang ‘pembicara’ ditodong untuk duduk di depan: Fedi Fianto dari Gapai Tinggi yang bercerita pengalamannya mendaki Ama Dablam Nepal, gunung yang  lebih ‘pendek’ daripada Everest, tapi ternyata tingkat kesulitannya lebih tinggi!

Dilanjutkan dengan Mbak Vindhya yang habis Eurotrip lama nian (tentu saja ke Eropa) dan Mbak Inggrid yang akan melakukan ekspedisi pelarayan solo merangkai Indonesia dengan perahu sundeck sandeq kecil. Keren-keren deh mereka! (Tambahan: Sandeq adalah perahu bercadik asal Mandar Sulawesi Barat)

Gak cuma para pembicara di hot seat, peserta lainnya juga sepertinya banyak banget yang sudah memiliki jam terbang tinggi untuk traveling. Sebutlah @Kartupos, duo dari @Indohoy, @dusty_sneakers, Marischka Prudence,  Lucia Nancy, dan masih banyak lagi! Sebagian peserta ada yang tidak ikutan road trip, tapi bergabung langsung di Bandung. Asik punya deh.

Masuk ke Bandung

Tentunya setiba di Bandung, masih ada jeda waktu sebelum kami sampai di venue, karena lokasi event kami, Maja House, ada di arah Lembang. Hup hup.. bus Big Bird kami menanjak jalan kecil berkelok-kelok di Setiabudi atas. Sampailah kami dengan selamat di pelataran Maja House.. disambut hujan rintik agak besar, dan cuacanya dingin bo… Suhu udaranya sendiri  adem banget, nah begitu angin bertiup (kencang pula!) .. brr..  dinginnya sampai agak menusuk dan hampir ke tulang hehe.. Terus terang saya gak siap dengan cuaca extra dingin ini, cuma bermodal jaket hoodie dari Threadless. Untung dapat pinjaman syal dari maspacar sih, berguna sekali buat menghangatkan leher.

Maja House

Maja House

Oh ya, waktu menunjukkan jam saat satu lewat saat kami tiba di lokasi, tentunya perut-perut kami sudah kelaparan, ditambah lagi faktor udara extra dingin. Tanpa basa-basi kami langsung memulai makan siang dong, pembukaan acara barulah menyusul setelahnya, hehe. Perut kenyang itu penting :D

Presentasi #WeGoHangOut

Setelah makan siang dan waktu untuk mingle, acara pun dimulai dengan pembukaan dari Mad dan Graham Hills selaku Managing Director WeGo Indonesia. Kemudian kami langsung merapat untuk berfoto bersama! Iya, WeGo memang cirinya selalu foto ramai-ramai di awal acara, jadi pas dandanan belum luntur, dan orangnya masih lengkap (kalau ada yang pulang duluan kan). Baru deh pembicaranya berbicara satu-satu. Ada tujuh pembicara untuk event dengan tema “It’s Home” kali ini.

Ada Diyan yang berbicara tentang Payakumbuh. Bukan asli anak lokal, tapi setelah tumbuh mendewasa, malah mendorong dia pulang kampung dan merasakan sendiri alam di kampung halamannya: Lembah Harau, Sumatra Barat. Dia sampai pergi caving segala lho bersama penduduk lokal (yang kreatif dan jago kerajinan tangan, menganyam dll gitu) Menarik sekali :D

Alderina yang bercerita tentang Sidoarjo – yang malah lebih terkenal karena lumpurnya. Ternyata ada banyak yang bisa dikunjungi di luar Sidoarjo atau kota Surabaya. Saya belum pernah ke Kawah Ijen, dan ternyata ada Jazz Gunung diselenggarakan di wilayah Browo, kabupaten Probolinggo. Menarik banget nih buat dimasukkan kalender bulan Juni!

Sebagian Pembicara

Sebagian Pembicara WeGoHangOut

Gilang bercerita dan menampilkan video tentang Bandung yang kini asri dan ternyata memiliki banyak sekali taman umum yang sudah makin rapi. Meski ketika memasuki Bandung, buat saya, masih banyak terkesan berantakan, kalau dilihat lebih dekat, banyak harta terpendam untuk dinikmati lho.

Adis tentang Lombok, kampung halamannya yang dikenal sebagai tempat wisata. Memang sesuai dengan ketenarannya, banyak pantai indah yang bisa dilihat di sana. Dan sepertinya lebih banyak lagi yang memang belum diketahui publik. Suatu hari, semoga segera, saya harus berkunjungi ke Lombok *malu deh anak Indonesia tapi gak akrab dengan tempat wisata lokal* :D

Yohan bercerita tentang pengalaman masa kecilnya di Soroako, dengan memori berenang di pelabuhan satu dan lainnya, kota yang seperti lokasi Dawson’s Creek (ini cuma kalangan umur tertentu yang familiar kali ya), diapit laut dan gunung. Indah! Sesi Yohan ini diakhiri dengan tawaran menggiurkan, wisata barengan ke Toraja, ketika neneknya akan dimakamkan dengan upacara besar, dan mampir ke Soroako! *duh.. lirik saldo tabungan*

Graham (iya, ini pak bos WeGoID)  tak ketinggalan bercerita dengan visual-visual indah dari Australia Barat. Salut bahwa memang Australia Barat sungguh memperhatikan dan mempersiapkan iklim pariwisata mereka, dan terlihat sangat indah mengundang dan menantang. Kapan ya saya akan ke sana? *berharap*

Sebagai penutup, Theoresia Rumthe alias @PerempuanSore bercerita dengan sangat memukau tentang Maluku, tanah kelahirannya, nikmat Tuhan yang sangat indah. Perasaan cinta dan syukur Theo sungguh terlihat dari tutur dan geraknya saat berkisah. Puncaknya adalah saat beliau membaca dan menyenandungkan sebuah puisi tentang sopi, minuman khas Ambon, Maluku. Merinding kami dibuatnya. Indah dan berkesan. Saya lagi-lagi berkhayal, kapan saya bisa ke Ambon Maluku yang meski pernah mengalami sejarah pahit tetaplah indah nian?

Seluruh sesi WeGoHangOut ini dikemas bak “TED talks” yang ringkas dan mengena. Masing-masing pembicaranya memiliki gaya dan daya pukau masing-masing. Mungkin ada yang lebih menonjol di antara lainnya, tapi sungguh, kesemuanya membuat sebagian jiwa saya ini tergugah, untuk merencanakan perjalanan, atau paling tidak berangan untuk berjalan-jalan, dan bermimpi untuk menelusuri berbagai bagian negeri ini maupun benua lainnya.

Penutup acara WeGoHangOut

Sebelum acara benar-benar usai, kami disambut pula oleh tim dari ‘lokal’ Bandung, yaitu team dari Braga Culinary Night. Kami diberi gambaran dan penjelasan singkat tentang event BCN ini, dan melihat video yang mereka perlihatkan, saya sih makin tidak sabar untuk segera bergerak ke Braga (supaya bisa lekas makan, hehe).

Mad kemudian menutup acara, dan mengumumkan kalau kami semua akan mendapatkan kenang-kenangan dari salah satu sponsor lainnya, Kemenparekraf alias @indtravel, yaitu buku Informasi Pariwisata Nusantara beserta Kalender Acara setahun di berbagai daerah Indonesia. Yay!

Wisata Kuliner di Braga

Usai sudah acara di Maja House, sebagian besar dari kami segera kembali ke bus, tapi cukup banyak juga yang berpencar untuk melanjutkan wisata Bandung bersama teman lain, atau kembali ke hunian/tujuan masing-masing.

Buku Travel, saya di BCN, suasana BCN

Buku Travel, saya di BCN, suasana BCN

Perjalanan dari Lembang ke Braga agak terasa lama, terutama mungkin karena perut lapar kami, dan karena kami melintasi jalan Cihampelas yang ramai dan agak macet itu.

Sampai di Braga, kami pun sibuk berpencar mencari makanan kesukaan maupun incaran yang sudah kami inginkan. Sepanjang ruas jalan Braga penuh dengan berbagai penjual makanan. Ada saja tipe makanan yang sama dijual oleh penjual yang berbeda-beda, tapi tak mengurangi suasana yang meriah dan sesak itu di sepanjang jalan.
Ketika waktunya berpisah dengan rombongan yang menginap, sempat grup kami berkumpul dan berfoto bersama, tapi sayangnya saya telat ikutan hehe..

It was a long but rewarding day.. Senang sekali bisa mendengar berbagai kisah kampung halaman dari berbagai teman-teman baru di acara ini. Banyak sekali wajah tak dikenal yang saya jumpai di sana, di antara sebagian muka yang memang sudah cukup akrab. Tidak semuanya sempat saya sapa dan ajak ngobrol sih (kadang saya juga malu duluan sih, dan memilih bareng maspacar saja hehe).

Kapokkah saya? Tidak sama sekali :D
Kalau ada acara WeGoHangOut lagi, baik di dalam kota Jakarta dan (maunya) di luar kota (seperti pertanyaan Graham ini).. semoga bisa ikut lagi, dan ngobrol lebih banyak lagi ya!
Terima kasih Mad dan Graham yang sudah mengundang saya bersama maspacar!
See you later, hopefully soon!

NB: Blog ini dibuat atas inisiatif sendiri untuk menceritakan asiknya WeGoHangOut. Semoga kamu bisa ikutan ya kapan-kapan!

Foto selengkapnya bisa dilihat pada set WeGoHangOut di akun Flickr saya.

Tulisan lainnya, dari WeGo sendiri ada di sini, tulisan milik DustySneakers ada di sini, dari AbsolutRaia di sini, dan kamu bisa tonton video pembacaan puisi oleh @perempuansore di sini – lengkap dengan rangkuman WeGoHangOut Bandung, karya @LostPacker :)

Diedit dan ditambahkan: 6 Maret 2014

Tentang Ulang Tahun

Ulang tahun itu selalu erat terbayang dengan hal-hal yang menyenangkan ya? Diberi kejutan teman kantor, potong kue, makan-makan, dapat hadiah, melakukan sesuatu yang spesial khusus di hari ultah, dan seterusnya.

Selalu seperti itu? Nggak harus gitu juga sih, kadang realita sebenarnya seperti ini: tetap masuk kerja (ulang tahun jatuh di hari kerja), ditagih traktiran makan-makan, umur fisik tambah satu (entah bagaimana kabar umur mental, hehe).. eh tapi iya semoga lebih banyak enaknya daripada tidak enaknya dong.

Bulan Juni tahun lalu, waktu pacar saya ulang tahun, saya menyiapkan kado dengan cukup serius nih. Jadi di pagi hari ulang tahun dia, saya datang membawa beberapa kotak kejutan:

Kado Ultah :)

Dua kotak di atas itu, masing-masing isinya selusin cupcake. Lalu untuk hadiahnya ini, dompet kulit dari Bellroy yang saya beli di websitenya langsung. Si dompet ini sudah dibeli beberapa bulan sebelumnya (dan sempat tertahan di imigrasi/bea cukai bandara dong!) tapi untung banget meski pengirimannya cukup lama, bisa tiba sebelum ulang tahun mas pacar. Hehe senang dong!

Yang menerima hadiahnya bagaimana? Jauh lebih senang lagi tuh, dan khusus memotret sendiri salah satu kue dan dompet barunya:

Highlight Kado

Mohon maaf, ini sebenarnya bukan kue lucu dengan dua bola mata sih.. tapi sebenarnya.. Ah gak jadi deh, saya gak usah jelasin sendiri ya, hahaha. Yang jelas kuenya enak! Aku lupa pesan rasa apa saja, tapi kalau gak salah ada Baileys, Kahlua, Caramel.. dan satu lagi lupa. Semua cupcake itu saya pesan ke teman saya (Roemah Ciboelan) yang selain jualan cupcake, juga jualan shortcake asli enak banget!

Lihat kue lebih jelas

Ya pokoknya hari itu, saya senang bisa membuat senang orang lain (iya sih pacar sendiri, jadi pakai spesial). Nah, gak salah dong kalau saya mengharapkan dia memberikan yang spesial buat ulang tahun saya kemudian? Haha *anaknya pamrih ih ya*

Maka terjadilah, jauh menjelang ulang tahun saya Desember lalu, saya sudah memulai kampanye hadiah apa yang saya inginkan, yaitu jam tangan merk Fossil seperti di bawah, yang pernah saya ceritakan di sini. Bagus kan? :D

The Editor, Leather, color: Coral

The Editor, Leather, color: Coral

Kesampaian gak nih kode saya buat pacar? Hm.. Waktu ulang tahun saya (yang dihiasi drama dan sedikit air mata), ternyata dia membawakan dan memberi ini:

Bunga Ultah

Bunga mawar putih! Iya pertama saya dibawakan sebuah buket bunga kecil (vas di atas tidak datang bareng ya, itu punya saya), lalu baru belakangan saya dikasih gelang biru hijau dan gelang kayu itu. Katanya itu batu turquoise, batu kelahiran saya. Bener gak, gak masalah sih, yang jelas saya senang menerimanya (meski sebenarnya berharap lebih).

Baru kemudian, di akhir tahun tiba-tiba ia memberi kejutan pada saya, tiba-tiba muncul ke tempat saya liburan, di Surabaya! Dan di hari itu, baru saya dikasih kado (ulang tahun) lagi :D

Kado Jam

Senang banget!! Ini jam idaman saya, memang dengan rantai (bukan tali kulit), tapi tidak mengurangi rasa super senang saya! Tidak bisa langsung saya pakai hari itu juga sih, karena rantainya masih longgar banget, sehingga baru beberapa hari kemudian bisa saya cocokkan dengan tangan saya. Anyway, buat tahun lalu, saya senang bisa membuat kejutan ulang tahun yang sukses, dan kemudian berbalas ulang tahun yang berkesan juga :D

Mau juga supaya bisa memberikan hadiah ulang tahun yang berkesan, baik buat diri sendiri, atau buat orang-orang yang disayang? Nah, saya punya beberapa kiat nih.

  • Kalau saya pribadi, lebih suka jika hadiah ulang tahun itu berupa barang tidak habis dipakai dan bisa berguna (jam tangan tadi kan berguna, begitu juga dompet kulit tersebut).
  • Ada baiknya siapkan rencana hadiah itu jauh-jauh hari, jadi bisa menyiapkan budget, dan jika dibeli lewat pihak ketiga (misalnya online shop), ada jeda waktu untuk pengiriman barang.
  • Pastikan memang sesuai dengan keperluan, hobi atau minat si penerima.
  • Cari tahu, apakah si penerima punya birthday wishlist (misalnya di Pinterest atau blog dia), karena kalau ada, akan mempermudah hidupmu memikirkan ide kado :D
  • Kalau ada wishlist, tidak harus kado yang persis sama (misalnya terbatas budget) tapi bisa dicari yang masih memiliki kesesuaian dengan  keinginan si penerima. 

Nah, sebenarnya sekalian saya mau beri contoh wishlist saya (hahaha) dan siapa tahu bisa menjadi ide untuk birthday gift kalian juga. Kalau ada yang minat, langsung klik di link atau gambarnya saja ya!

Table Island

Yang pertama, sebuah Table Island yang cakep dan praktis! Barang  satu ini berguna banget buat siapapun yang memang punya gadget lebih dari satu seperti saya, atau punya banyak bawaan kecil-kecil seperti kunci, kacamata, dan lainnya. Bahannya dari gabus ‘cork‘ jadi rasanya aman deh buat menaruh gadget, ‘tahan benturan’ gitu. Harganya sekitar lima ratus ribuan. Masih oke kan ya?

Yang berikut ini masih cocok untuk yang suka gadget (dan suka warna merah):

Laptop Sleeve, Lens and Tripod, Wooden Amplifier

Ada Sleeve Laptop bergambar Analog Camera, 12x Telephoto Lens dengan Mini Tripod (satu paket!) dan Wooden Amplifier yang cakep buat iPhone :D Range harga ketiga benda ini, mulai dari lima ratus ribuan sampai sejuta saja. Kalau siap nabung dulu, bisa dong beli salah satu barang ini untuk hadiah? :D

Untuk sisi feminin-nya saya, nah ini nih wishlist cantik yang saya buat:

Girly GiftsHailey Skirt abu-abu yang cantik di atas itu menggunakan kombinasi bahan tulle dan shantung, cocok deh dipakai bareng Super Cateye Glasses yang berwarna gelap di frame kedua. Lalu Rok Batik coklat-merah itu, asik kan dipadu dengan si Satchel Oranye? :D Percaya gak, harganya gak ada yang lewat tiga ratus ribuan? Jadi kalau gak terlalu mahal, siapa tahu bisa minta hadiahnya beberapa sekaligus.. hehe.

Terakhir, ini lebih ke seri barang ‘lumayan berguna’ dan ‘nice to have

General GiftsSolar Energy Powerbank ini bisa untuk charging gadget kamu, termasuk iPad, dan ia bertenaga surya lho, berguna deh apalagi kalau kamu tipe yang jalan melulu di luar ruangan. Moka Stovetop Espresso ini buat pecinta kopi sih pastinya, biar bisa minum kopi nikmat di rumah. Two Tone Tote Bag dan England Flag iPad Skin ini lebih ke tipe barang yang ‘nice to have‘ tapi kan sebenarnya berguna juga untuk dipakai sehari-hari. Ya gak?

Nah, semua barang di atas saya dapatkan dari website www.zocko.com lho. Kalau kamu sudah baca tulisan saya tentang My Red Valentine dan Tentang Rencana Liburan Impian saya, pasti kamu sudah mulai familiar tentang apa itu Zocko, ya kan?

Buat yang baru baca dan bingung apa itu Zocko, singkatnya sih dia seperti online shop, dengan barang-barang yang sudah dikurasi oleh team Content internal mereka, jadi pastinya menghasilkan pilihan yang bagus, unik, dan keren! Kelebihan lainnya? Kamu bisa mereferensikan barang-barang yang ada dalam Zocko pada temanmu lewat social media, blog atau email, dan kamu nanti bisa mendapatkan reward untuk tiap barang yang terjual berkat referensi kamu! Iya, jadi kamu bisa lho menghasilkan extra income dari sini! Coba saja langsung ke www.zocko.com dan daftarkan diri kamu ya :)

Jangan lupa kalau kamu masih penasaran, kamu bisa tonton video Zocko di sini.

Okay, siapkan birthday wishlist kamu, dan share info-info dari Zocko untuk teman-teman kamu!

NB: Tulisan ini juga saya sertakan dalam kompetisi blogging di sini yang berhadiah utama iPhone 5s atau iPad mini. Dukung saya ya! :D

Tentang Rencana Liburan Impian

Okay, mari kita sambung tulisan ‘happy thoughts‘ barusan dengan hal-hal yang lebih exciting lagi, yaitu tentang liburan! Yay! Bukan sekedar liburan pendek, saya mau cerita kalau liburan impian saya, my ultimate dream travel, akan segera menjadi kenyataan!

Sudah beberapa tahun ini saya mengimpikan untuk pergi ke London, alias ibukota dari Inggris, atau United Kingdom (UK). Ini semua bukan kebetulan, tapi mungkin memang seperti keping-keping puzzle yang datang satu per satu.

Ketika masih muda, mama saya pernah menghabiskan waktu di Inggris untuk memperlancar bahasa Inggris dan beliau bahkan menyelesaikan karya tulisnya selagi di Inggris. Cerita-cerita pengalaman mama saya kerap terulang sedari saya kecil sampai besar, bersama dengan impian mama untuk bisa berkeliling dunia sekeluarga. Impian tersebut sekarang tidak lagi bisa menjadi kenyataan, karena mama saya meninggalkan dunia pertengahan tahun lalu. Tapi berkat cerita dan impian mama itu, di dalam hati dan benak saya tertanam keinginan untuk melihat belahan dunia sana. Dan Inggris, bagi saya, menjadi somewhat agak spesial, untuk alasan yang saya juga tidak bisa jelaskan kenapa.

Di bulan Oktober tahun 2013 lalu, tiba-tiba saja saya dan beberapa teman saya, Joni dan Rahne, mendapatkan ‘rejeki’ berupa informasi dari Kenny @Kartupos, tentang tiket-tiket promo untuk perjalanan ke Eropa dan UK di tahun 2014!  Sempat saya bimbang, ragu, cemas, tapi akhirnya saya memutuskan untuk grab the chance, dan melakukan proses booking untuk tiket pulang pergi Jakarta-London-Jakarta. Tabungan pun dibobol untuk membayar tiket tersebut, karena harus langsung issue tiket. Sementara Joni dan Rahne, mereka memutuskan untuk melakukan Europe Trip bersama. Phew.. Here I come, London!! Me, alone!

Big Ben in London

Semudah itukah? Haha, tidak dong. Setelah tiket saya beli, kini saya masuk ke fase persiapan, terutama persiapan finansial yang maha penting demi keberlangsungan perjalanan saya. Dengan kondisi mata uang Rupiah sedang tidak begitu kuat, menyiapkan tabungan dan budget untuk perjalanan harus diperhitungkan baik-baik. Jujur, patokan dan perhitungan saya cukup sederhana karena (waktu itu) belum sempat saya perhitungkan dengan detail.

Sebagai ilustrasi, perjalanan saya akan memakan waktu 2 minggu, berarti 14 hari termasuk waktu penerbangan. Kurs Poundsterling (GBP) saat itu sudah menyentuh Rp18.000,- untuk 1 pound, jadi saya bulatkan menjadi Rp20.000,- per 1 pound. Saya jatahkan pengeluaran harian maksimal 50 pound, berarti satu juta per hari. Total 14 juta untuk 14 hari, dan karena saya ingin membawa lebih, saya targetkan budget total saya menjadi 20 juta rupiah. Terdengar banyak sekali ya? Sebenarnya ini barulah angka target tabungan saya untuk London trip, tapi total berapa hasilnya, sepertinya kurang dari angka tersebut, karena harus dikurangi biaya membuat visa dan lainnya, haha.

Anyway, saya beruntung karena mempunyai teman yang tinggal di London, dan ia bersedia untuk ditumpangi selama saya di London. Yes! Karena kalau cek ke referensi ini (entah versi tahun berapa), sebenarnya 50 pound per hari tidaklah cukup jika budget tersebut meliputi budget penginapan. Kalau di luar budget penginapan, barulah cukup, bahkan bisa berlebih. Saya sih gak keberatan kok kalau harus travel ngirit, tapi mumpung sedang di London, saya bercita-cita untuk sempat menonton pertunjukan di Royal Albert Hall atau West End Theatre, atau semacamnya. Semoga keinginan ini tercapai menjadi kenyataan ya!

Selain menabung, yang juga maha penting adalah mengurus permohonan visa UK. Fiuh.. Detailnya cukup banyak dan bisa menjadi satu blog post sendiri, tapi seluruh dokumen sudah saya serahkan hari Rabu yang lalu. Jadi sekarang saya sedang dalam masa penantian banget, waktunya untuk berdoa semoga visa sukses didapat, dan tabungan bisa terkumpul sampai waktunya berangkat nanti. Doakan ya semoga lancar semuanya :)

Nah, boleh dong kalau saya sekalian membuat wishlist barang-barang yang ingin saya bawa untuk liburan nanti? Sekali lagi saya menggunakan Zocko untuk membantu saya mendapatkan ide barang-barang keren yang sudah terkurasi :D.

Berhubung trip saya akan dilakukan pada akhir April sampai bulan Mei, saya sih berharap di sana sudah memasuki musim semi yang cukup hangat. List saya tentu saja bertemakan Musim Semi aka Spring! Coba cek list berikut dan kasih pendapat kamu ya!

1. Green Petal DressGreen Petal Dress

Saya suka sekali dengan warna hijau yang cerah ini. Ya moga-moga penampakannya masih pas dengan kulit saya yang kecoklatan. Harganya memang tidak terlalu murah, tapi untuk harga 450rb, dress cantik ini kan pantas banget untuk dipakai nonton ke teater. Ya gak?

2. Flat Shoes with Grain Ribbon

Green Shoe

Sepatu hijau untuk dipadankan dengan dress hijau! Warnanya tidak persis sama, tapi masih cocok yah, manis banget warnanya ini. Sengaja saya pilih sepatu yang datar, karena saya sih siap mental kalau di London sana akan banyak berjalan kaki, daripada budget berat di ongkos jalan (alias taxi atau semacamnya). Tentunya saya jalan kaki kalau jarak masih bersahabat, kalau sudah kejauhan, saya tidak akan memaksakan diri :D

3. Sweet Utility Shoulder Bag

Sweet Utility Shoulder Bag

Tas yang cantik untuk pemanis dandanan saya, tapi jangan salah lho, dengan dimensi 22cm x 27cm dan ketebalan 11cm, menurut saya sih memang pantas tas ini disebut Utility Bag. Muatnya banyak! Ada 2 kantong utama di bagian atasnya, dan shoulder strap untuk mempermudah kita membawanya. Harganya menengahlah, mirip dengan dress di atas tadi. Cek linknya deh kalau mau tahu lebih detail ya :)

Yang satu ini adalah item wearable terakhir yang saya inginkan:

4. Dr. Martens The Eye Boot

Dr. Martens

Haha, iya benar! Ini adalah boot yang asik buat dipakai jalan, selain nyaman, modelnya juga klasik dan long-lasting, ya gak? Dengan boot seperti ini, makin siap dong untuk memutari London! Harganya memang agak tinggi, tapi sepertinya memang pantas untuk boot bagus seperti ini, mutunya terjamin ;)

Selain yang di atas, ada sih beberapa item dambaan saya lagi, yang langsung saya rapel saja di bawah ini:

Holiday Wish List

Banyak amat! Ini apa saja sih, Nath? Secara berurut ya, barang barang di atas adalah:
Indulge Nail Polish {1} yang warnanya pasti bisa memeriahkan foto liburan saya,
Aviator Glasses {2} yang asik dipakai jalan-jalan di musim semi London (kayaknya),
- Bamboo Set Brush {3} untuk menghasilkan dandanan cantik sambil traveling,
- Baterai cadangan aka iPhone 5 External battery {4} - biar gak habis baterai gadget di jalan,
- Multifunctional Monopod {5} alias tongsis buat foto narsis sendirian,
- Dan lastly, iPhone 5s Space Gray 32GB {6}! Ini saya pingin banget punya untuk dibawa jalan-jalan ke London, biar tetap bisa update dan berkarya dong (maksudnya pamer di Path, Instagram, Facebook, Twitter, blog dan sebagainya, haha!)

Ada barang yang kamu sukai juga? Kalau iya dan kamu ingin beli, kamu bisa langsung klik link/gambar yang ada lho! Semua barang ini saya temukan dengan mudah di www.zocko.com, semacam website untuk mengkurasi barang-barang online shop, jadi pastinya koleksi di dalamnya bagus-bagus dan terpilih. Selain itu, kalau kamu bisa mereferensikan barang di dalam Zocko pada teman kamu, kamu bisa kebagian reward juga! Asik ya? Makanya ayo buruan daftar langsung ke Zocko di sini!

Kalau masih bingung, kamu bisa coba tonton video di bawah ini untuk gambaran seperti apa caranya Zocko bekerja, dan baca juga FAQ nya di link ini (lalu kamu harus klik Read FAQ).


Doakan semoga liburan impian saya segera menjadi kenyataan ya, visa lancar dan trip lancar :) Sungguh excited deh rasanya membayangkan segala keindahan London nanti. Pakai baju apa lagi ya? Ada yang mau memberikan saran atau ajakan kerja sama? Hihi, sapa saya saja ya di @natalixia atau kontak alamat email saya di halaman About :D

Have a nice weekend, teman! Rencanakan liburan kamu selanjutnya yuk!

NB: Tulisan ini juga saya sertakan dalam kompetisi blogging di sini yang berhadiah utama iPhone 5s atau iPad mini. Sekali lagi mohon doanya ya! :D
Foto Big Ben diambil dari sini