Memandang Langit Jakarta

Saya ini, seperti kebanyakan orang lainnya, adalah seorang karyawan kantoran. Kantoran dalam arti saya bekerja dari pagi sampai sore, setiap hari Senin sampai Jumat, kecuali saat ada kondisi khusus. Dulu saya sempat agak lama bekerja di sebuah digital agency, dan waktu itu saya cukup jarang bisa menikmati langit kota Jakarta. Soalnya saya masuk saat hari sudah makin siang (males lah memandang langit yang sudah disinari matahari terik Jakarta, silau) dan pulang biasa sudah gelap (dan ngantuk). Oke kadang-kadang ada meeting pagi dan keperluan lain keluar kantor, tapi… jarang-jarang ada kesempatan saya mengamati lingkungan di luar kantor. Pemandangan saya yang paling akrab? Ya layar komputer.

Sekarang setelah saya pindah bekerja di kantor lain, sebuah perusahaan yang cukup besar di Indonesia, banyak perubahan terjadi. Salah satu yang paling beda dan pengaruhnya cukup besar, adalah jam masuk kantor. Di agency, saya masuk jam 10 sampai jam 6 sore. Cukup fleksibel pula, bisa aja masuk agak siang; pulang malam atau lembur sudah wajar dan biasa. Sekarang, saya masuk jam 8 pagi, pulang jam 5 sore. Masuk telat itu terasa ‘cukup memalukan’ karena banyak banget yang datang  on time, malah pagi banget sudah muncul di kantor. Jam pulang? Banyak banget yang tenggo, begitu teng jam 5, go home deh.

Beberapa bulan pertama saya masih penuh perjuangan buat datang tepat waktu, dan lebih sering gagal alias kesiangan, daripada tepat waktunya. Baru beberapa minggu ini cukup berhasil, dengan resep: langganan ojek. Hehe. Iya, lebih efektif ojek langganan karena kalau telat, mereka kan nyariin (nelponin) sehingga membantu saya bangun pagi (udah jarang terjadi sih kesiangan sampai ditelpon gini haha), dan somehow entah kenapa malu sendiri kalau ditungguin ojek kelamaan. Begitulah, jadi selama ini saat pagi-pagi gak hujan (duh jangan sampai hujan deh) saya naik ojek sampai ke kantor.

Dan saya jadi lebih banyak memandang langit Jakarta, terutama ya langit pagi hari. Pemandangan macet, iya sering. Antri mobil, antri motor, ya sering juga. Tapi di luar itu, saya menikmati Jakarta dan jadi suka mencari uniknya Jakarta saat saya mengalaminya di atas ojek. Nah sekarang saya pelan-pelan menaruhnya di akun Instagram saya, seperti foto di bawah ini. Oh selain tentunya foto-foto throwback juga sih :P

Beberapa foto di Instagram saya
Beberapa foto di Instagram saya

Toh Instagram adalah tentang sudut pandang saya, akhirnya saya terpikir, aneh juga (bagi saya sendiri) kalau Instagram saya cuma diisi kalau saya lagi liburan, sementara saya gak sesering itu juga liburan; karena namanya juga karyawan kantoran yaa, cuti terbatas. Jadilah saya memutuskan untuk mengisi saja dengan foto keseharian, yang masih dipercantik dikit sih, pakai VSCO.

Ini beberapa foto Jakarta yang saya suka banget:

Jakarta pagi ini, cerah dan panas.

A post shared by Natalia Turangan (@natalixia) on

Sesekali foto sunset di Jakarta #kangenliburan

A post shared by Natalia Turangan (@natalixia) on

Ya, jadi di balik segala perjuangan bangun pagi dan takut telat, saya senang masih bisa mensyukuri pengalaman-pengalaman saya (via throwback), bisa menikmati Jakarta dan mengabadikannya dalam foto buat akun Instagram saya.  Ah ya, yang belum follow Instagram saya, boleh lho sekalian follow @natalixia *sekalian promo haha*

Kalau Instagram kamu, tentang apa isinya? :)

Advertisements

3 thoughts on “Memandang Langit Jakarta

  1. Kalo gw mah rela berangkat pagi tapo OGAH pulangdiatas jam 5 meskipun banyak kerjaan.
    Jam 5 saat nya pulang, penting ngak penting kerjaan di kerjakan besok dan gw akhir nya sering di semprot ama bos gara2 selalu teng go

Feel free to leave your comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s