Yang Dibeli Lalu Tak Terpakai

Ide menulis tulisan ini berawal dari membaca blognya Mbak Noni tentang Cover Passport. Paspor saya sendiri sebenarnya saya pakaikan cover, tapi cover itu saya dapatkan dari goodiebag gratisan suatu acara, jadi saya gak merasa rugi kalau disuruh lepas atau gak dipakai sama sekali. Di luar itu saya jadi kepikiran, barang-barang apa saja yang sudah saya beli lalu ternyata gak (atau belum) terpakai?

Ternyata agak banyak lho yang langsung terpikirkan, ini saya ceritakan empat barang yang nyaris tak terpakai milik saya (tidak dalam urutan apapun):

[1] Custom Theme untuk blog saya dari WordPress.com

Saya suka desain layout blog yang clean dan relatif sederhana, tidak banyak motif atau warna-warni kecuali dari foto pendukung tulisan sendiri. Dan sekarang ini, saya juga lebih suka theme yang bisa menampilkan featured image dari tulisan.

April 2015 lalu saya akhirnya memutuskan untuk membeli theme berbayar bernama Zuki, karena suka banget dengan tampilannya, bisa cek demonya di sini. Pertimbangan lainnya, harganya relatif lebih murah dibanding theme lainnya (waktu itu masih USD 24.00 saja!). Sebelum beli saya juga sudah membaca dengan rinci soal tutorial custom setting dari Zuki ini, jadi pilihan saya cukup mantap. Oke, deal, beli.

zuki-wordpresstheme-featured
Ini dia theme Zuki 

Ketika saya pasang… walahh.. ternyata (buat saya) masih terlalu banyak elemen-elemen yang perlu dimodifikasi, dan saya merasa gak siap, malah frustasi sendiri untuk membuat setting-nya. Alhasil, waktu itu saya kembali ke theme lama saya, Twenty Twelve. Theme yang saya pakai sekarang ini, Cerauno, masih theme gratisan dari WordPress.com, karena Twenty Twelve gak punya ‘featured image‘ untuk tiap tulisan.

Barusan saya cek ke halaman demo Zuki, ternyata harganya sudah naik lho xD (sekarang USD 49.00), jadi untung juga saya sudah beli tahun lalu. Moga-moga sih pelan-pelan saya bisa menyiapkan blog ini memakai Zuki. Jadi dalam kasus theme Zuki ini masih dalam status belum terpakai.

[2] Kain, hasil belanja online

Belum lama ini saya beli kain di sebuah Instagram shop @teraskatun. Maksud hati sebenarnya ingin redekorasi hunian tempat tinggal saya dengan membuat ‘sarung bantal sofa’ yang baru, dengan warna yang senada bisa memberi aksen di kamar. Belinya sih sudah dari pertengahan Februari 2016 lalu, tapi sampai hari ini belum dibuka juga. Masih rapi terbungkus dari bungkusan pengirim, haha. Jadi statusnya juga belum terpakai.

[3] Buku-buku, terutama novel diskonan waktu pameran

Ini lumayan sering nih, kalau mampir ke toko buku atau ke pameran diskon buku (apalagi waktu The Big Bad Wolf Jakarta lalu), suka ada saja buku-buku yang saya beli. Paling sering sih novel fiksi ya. Nah dari banyak buku yang sudah saya beli, biasanya ada saja buku yang belum dibaca sampai sekarang.. kadang sampai berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun lho dianggurinnya, dan beberapa masih terbungkus dalam plastik, hahaha.. Ada yang suka gini juga gak? xD

[4] Special case: Cat Air, dibeli waktu kuliah

Kebetulan tadi siang saya sempat bersemangat beres-beres meja rias dan sejumlah barang-barang milik saya di sekitar meja tersebut, sesuai agenda dan niat saya menjelang liburan usai kali ini. Nah, di antara tumpukan barang dekat meja, ada juga kantong-kantong yang dibawa dari rumah saya di Bogor, dan di dalamnya saya menemukan cat air ini:

#JuliNgeblog Cat Air Nyaris Tak Terpakai
Cat air 18 warna, saya beli (rencananya) untuk membantu tugas kuliah

Cat air ini, saya beli di akhir-akhir masa kuliah saya di Bandung. Ini berarti usianya sudah 10 tahun lebih, dan masih terbungkus plastik!! Hahaha.. Parah yah. Terus terang saya sudah sangat pesimis kalau cat airnya masih layak pakai. Tapi saya post foto tadi di dalam Path, dan sekalian kirim chat ke teman buat nanya, cat air yang sudah 10 tahun lebih masih bisa dipakai gak ya? Sekalian saya sambil buka bungkusnya dan langsung dicoba-coba sendiri.

Cat pertama yang saya coba, warna putih, ternyata sudah beku di bagian mulut tubenya. Haha, udah mau dibuang saja tuh, ketika teman saya membalas, “10 tahun bisa kayaknya kalo gak dibuka” Oh ya? Hm, saya lanjutkan dengan warna-warna lainnya, dan ternyata sisa warna lainnya semua masih bisa dikeluarkan dari tube! Ihiy! Ada sih cairan berwarna aneh yang muncul dari dalam tube, tapi pigmentasinya bagus-bagus saja ketika saya coba di kertas. Oke berarti cat air yang nyaris mubazir ini bisa saya pakai (dan sebaiknya saya niatkan pakai, haha) ^^

#JuliNgeblog Cat AIr 10 tahun
Yang berwarna coklat itu cairan kimia dari dalam tube
#JuliNgeblog Cat Air setelah 10 tahun masih bagus
Ternyata cat airnya masih bisa dipakai! Yay!

 

Masih ada lagi sih belanjaan saya yang tak terpakai, sempat saya singgung sedikit di tulisan soal kulit muka, saya berhenti memakai skincare a la Korea karena sekarang berobat ke dokter kulit. Nanti saya detailkan di tulisan terpisah ya (bakal panjang sih) ^^

Kamu juga pernah punya barang yang nyaris tak terpakai atau sama sekali gak dipakai?
Biasa kamu apakan kalau begitu? :D

Advertisements

12 thoughts on “Yang Dibeli Lalu Tak Terpakai

  1. banyak banget, kalau dipikir2 bisa sedih haha. Baju2, buku, celana, kosmetik, skincare, dan entah apa lagi :( termasuk bahan makanan dengan niat mau masak tapi berakhir dengan beli lagi….

Feel free to leave your comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s