Malam Dua Puluh Lima: Spesial

Sebenarnya punya blog tapi gak rajin diisi kayak saya ini malu-maluin ya. Buat apa gitu lho. Hahaha, iya makanya di profil akun Twitter pun akhirnya saya tulis sebagai “somewhat blogger” biar agak lebih jujur. Kalau diterjemahkan mungkin bisa dipadankan dengan “semacam blogger”. Maksudnya mengaku blogger, inginnya jadi blogger, tapi aksinya gak pas dengan cita-citanya. Blog saya jarang diupdate, saya jarang menulis. Mungkin karena candu Twitter juga nih, di mana nulis apa-apa tinggal pendek-pendek saja dan gampang tanpa pikir panjang bisa langsung di-publish. Kalau mau panjangan dikit ya mari tinggal dibuatlah serialnya. Kalau sudah dapet tweet yang “NAH!” terus disamber orang, percakapan pun dimulailah sudah, dilanjutkan dengan bergulirnya sahut-sahutan mention bersama teman-teman.

And then it’s as if I feel ALIVE
Ahaha, baiklah mungkin ini sedikit berlebihan. Oke, mari malam ini kita berusaha fokus dan menulis dengan agak lebih rapi deh.

Apa cerita hari ini? Mari kita kembali kepada judul. Jadi beberapa bulan lalu, tepatnya di sebuah malam di bulan Februari, tercetuslah niat untuk lebih rajin menulis blog, minimal sebulan sekali dulu, dalam rangkaian malam dua puluh satu. Maksudnya dan seharusnya ya, blog ini sedikitnya diupdate setiap tanggal dua puluh satu. Tanggalnya sekalian disamakan dengan tanggal kelahiran saya, biar sekalian menghitung hari menuju ulang tahun berikutnya. Begitu cerita latarnya..

But oh well.. Yang ada, postingnya mulai kendor dan bolong-bolong. Bulan lalu sudah nulis semacam penyesalan dan ingin rajin lagi. Lah tapi manaa.. ini malah makin mundur tanggalnya. Hehe… Okelah gak usah diperpanjang minta maaf lagi ya, biarlah yang penting kita lihat bersama next actionnya akan seperti apa sih.

Tanggal dua puluh lima Mei ini sesungguhnya adalah sebuah tanggal spesial buat keluarga saya. Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan ayah ibu saya. Jadi tulisan malam ini ingin saya persembahkan juga buat papa dan mama. Selamat hari ulang tahun pernikahan ya untuk kalian berdua. Sudah tiga puluh dua tahun kalian bersama-sama menempuh saat-saat penuh suka dan duka. Semoga terus langgeng dan lancar. :)

Happy wedding anniversary

Hari ini adik saya adalah yang paling pertama memberikan ucapan selamat kepada papa dan mama melalui email (oh ya, papa dan mama sedang ada di luar negri untuk berobat, makanya ucapan kami baru lewat email saja), disusul oleh kakak saya ketika sudah lewat tengah hari, dan saya tentunya jadi paling bontot  untuk menyampaikan ucapan selamat (ya kan karena cuma ada tiga bersaudara). Saya suka banget dengan apa yang kakak saya kutip, seperti ini:

They say, marriages break up not due to lack of love, but through lack of friendship.
So… be each other’s best friend, and you are quite set for life.
Terjemahan bebas:
Katanya, ikatan pernikahan memudar bukan karena berkurangnya cinta, tetapi karena berkurangnya ikatan pertemanan.. Jadi, jadilah sahabat dari satu sama lain, dan kalian akan siap menghadapi hidup.

Melanjutkan ucapan dari kakak saya itu, (dan karena gak tahu harus mengucapkan lagi, ya kan saya belum pernah menikah juga gitu lho..) saya hanya menambahkan perkataan ini pada papa mama:

Hope you will continue to grow stronger and better in many ways together.
Semoga kalian terus bertumbuh lebih kuat dan menjadi lebih baik di dalam banyak hal bersama-sama.

Ucapan ini tentunya juga doa saya buat papa mama, dan juga sejujurnya mewakili apa yang saya percaya dalam sebuah ikatan pernikahan, atau kebersamaan antara sepasang manusia: bisa membuat pasangannya menjadi lebih baik. Seperti salah satu lagu yang pernah dinyanyikan Jaclyn Victor, pemenang pertama Malaysian Idol 2004, berjudul  “You bring out the best in me” – iya, saya berharap bahwa seorang pasangan bisa mendukung pasangannya, supaya ia bisa menjadi yang terbaik dari potensi apa yang disimpan dalam dirinya.

Harap dibedakan ya dengan “mengubah” – jangan harap untuk mengubah orang lain, bahkan pasangan sekalipun. Mulainya dari mengubah dirimu sendiri.. Gitu sih katanya. Belum pas nih kalau mau meminta bukti dari saya (yang sudah berapa lama ini gak berpasangan? Heh? Lah kok jadi curcol sambil promo gini hahaha..)

Hari ini juga ternyata adalah hari ulang tahun seorang teman sekantor saya yang sudah setahunan lebih empat bulanan ngantor bareng (ya apapun itu maksudnya lah). Selamat ulang tahun ya Kristy, semoga kamu selalu sukses, sehat, dan bahagia.

Emm, mama saya bilang tidak wajib deh untuk mendoakan “panjang umur” meskipun ini adalah ucapan dan doa standar dari kebanyakan orang. Pandangan mama ini terumuskan sejak mama sering menjumpai kondisi teman/anggota keluarga yang berusia panjang tanpa disertai kesehatan yang baik. Yakinlah, kondisi ini sama sekali tidak nikmat. Lebih baik sehat selalu, seberapa panjang umur biarlah di tangan Tuhan saja.

Apa hari ini juga spesial buat kamu? Titipkan ucapan selamat dariku ya buat kamu yang merayakan hari spesial.
Selamat malam, dan semoga akhir pekan kamu menyenangkan ya! :)

*Gambar diambil dari sini

Advertisements

6 thoughts on “Malam Dua Puluh Lima: Spesial

  1. Nath, happy anniversary buat orang tuanya ya. Semoga kekal abadi sampai akhir hayat. :’)
    Aku suka baca rangkaian postingan malam dua puluh lima-mu ini.
    Semacam tulisan yang penuh cinta. *halah*
    Eh tapi serius aku suka. :’)

  2. Aku beberapa bulan yang lalu bingung sewaktu ada banyak nasi kuning dan anak yatim di rumah, aku kira ada apa, ternyata papa mamaku bikin selametan ulang tahun pernikahan mereka bersama anak yatim. Dan aku lupa tanggalnya. :'(

Feel free to leave your comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s